Promo

Tampilkan posting dengan label Registry. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Registry. Tampilkan semua posting

17.9.12

Menambah Cache Folder

Cache folder digunakan untuk menampung jumlah folder. Biasanya secara default, Windows XP dapat menampung hingga 400 folder. Kita dapat mengubah nilai cache folder supaya daya tampungnya lebih besar.

Caranya sebagai berikut:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit. Klik OK.

clip_image002

  • Buka folder: HKEY_CURRENT_USER > Software > Microsoft > Windows > ShellNoRoam.
  • Klik dua kali BagMRU Size. Ubah nilai value data untuk mengatur besarnya cache folder. Misalnya: 3e8 (1000 folder), 7d0 (2000 folder), bb8 (3000 folder), fa0 (4000 folder), dan 1388 (5000 folder).

clip_image004

  • Klik OK.

Meningkatkan Performa System

Jika memori komputer Anda sebesar 512 MB (mega bytes) atau lebih, Anda dapat meningkatkan kinerja system komputer dengan membiarkan core system tetap di dalam memory.

Caranya sebagai berikut:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit.
  • Buka folder HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > Session Manager > Memory Management.
  • Klik dua kali DisablePagingExecutive. Ubah value data menjadi 1.

clip_image002

  • Klik OK.

14.9.12

Menyembunyikan Nama Logon

Jika komputer Anda memiliki lebih dari satu user, Anda dapat melakukan setting untuk menyembunyikan salah satu user ketika logon. Caranya sebagai berikut:

  • Buka regedit.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Windows NT > CurrentVersion > Winlogon > SpecialAccount > UserList.
  • Buat DWORD baru. Caranya, klik menu Edit > New > DWORD Value.
  • Ketik nama account yang ingin disembunyikan. Lihat contoh pada gambar di bawah ini.

clip_image002

  • Klik dua kali DWORD tersebut dan ubah value data menjadi 0 (sembunyi). Klik OK.

clip_image004

Mengakhiri Program Lebih Cepat

Untuk mempercepat delay waktu sebuah program berakhir saat shutdown, ikuti langkah berikut:

  • Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder HKEY_CURRENT_USER > ControlPanel > Desktop.
  • Double klik WaitToKillAppTimeout, kurangi Value data menjadi 5000.

clip_image002

  • Pada folder yang sama, klik dua kali AutoEndTask kemudian ubah Value data menjadi 1.

clip_image004

  • Klik OK.

Selanjutnya Windows akan menutup aplikasi tanpa banyak bertanya.

Mengakhiri Layanan lebih Cepat

Saat Anda melakukan shutdown, aplikasi akan tetap berjalan sampai 20 detik. Untuk mengatur waktu tersebut menjadi lebih cepat, ikuti langkah berikut:

  • Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > System > ControlSet001 > Control.
  • Double klik WaitToKillServiceTimeout, ubah Value data menjadi 5000.

clip_image002

  • Klik OK.

Menyembunyikan Pesan Status Log-on, Log-off, Start-up, dan Shutdown

Jika Anda ingin menyembunyikan status log-on, log-out, start-up, dan shutdown, lakukan langkah sebagai berikut:

  • Buka Start > Run, ketik regedit. Cari DisableStatusMessages di folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Windows > CurrentVersion > policies > system. Seperti gambar di bawah ini.

clip_image002

  • Jika tidak ada, buat DWORD Value baru. Caranya seperti terlihat pada gambar berikut. Klik kanan > New > DWORD Value. Kemudian tulis dengan nama baru DisableStatusMessages.

clip_image004

  • Klik dua kali DisableStatusMessages, ubah nilai Value data menjadi 1.

clip_image006

  • Klik OK.

13.9.12

Memastikan Power CPU Mati

Kadang, ketika mematikan komputer, power CPU tidak ikut mati. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda harus melakukan perubahan variable pada registry. Caranya sebagai berikut:

  • Klik tombol Windows + R. Ketik regedit. Tekan Enter.
  • Buka folder: [HKEY_CURRENT_USER] > Control Panel > Desktop. Klik dua kali PowerOfActive.
  • Akan keluar gambar seperti di bawah ini. Ubah value data menjadi 1.

clip_image004

  • Klik OK.

Membuka Regedit yang Terkunci

Untuk membuka kembali registry yang Anda kunci, caranya:

  • Buka Notepad kemudian tulis kode di bawah ini:

'Enable Registry Editing'

'This code may be freely distributed/modified

On Error Resume Next

'Prevents errors from values that don't exist

Set WshShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")

'Delete DisableRegistryTools registry values

WshShell.RegDelete "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools"

WshShell.RegDelete "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools"

'display message

Message = "Kamu sekarang dah bisa buka Regedit, Powered by darma"

X = MsgBox(Message, vbOKOnly, "OK")

Set WshShell = Nothing

Set fso = Nothing

[/code]

clip_image002

  • Simpan file tersebut dengan nama, misalnya: buka_kuci_registry.vbs.

Mengunci/Disable Registry

Jika Anda tidak ingin orang lain mengubah registry Windows XP, Anda bisa mengunci registry dengan menuliskan kode pada notepad. Caranya:

  • Buka Notepad kemudian tulis kode di bawah ini:

REGEDIT4

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]

"DisableRegistryTools"=dword:00000001

clip_image002

  • Klik menu file > Save As. Beri nama, misalnya [kunci_registry.reg].

clip_image004

  • Klik Save.

Memback-up Registry

Sebelum mengutak-atik registry, ada baiknya melakukan back up terlebih dahulu. Sehingga apabila terjadi kesalahan dalam memodifikasi registry, konfigurasi awal masih dapat digunakan.

  • Buka registry editor. Klik tombol Start > Run. Kemudian, ketik regedit lalu tekan Enter.

clip_image002

  • Pada Registry Editor, pilih menu File > Export.

clip_image004

  • Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry.

clip_image006

  • Kemudian tekan tombol Save.

12.9.12

Membuka Prompt DOS dari Folder Terpilih

Jika Anda ingin langsung membuka prompt DOS pada folder yang diinginkan, Anda bisa memodifikasi sendiri melalui registry.

Caranya sebagai berikut:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder HKEY_CLASSES_ROOT > Directory > Shell. Klik menu Edit > New > Key. Kemudian langsung ketik command.

clip_image002

  • Pada folder command, klik dua kali default. Ketik Buka Prompt DOS pada kotak value data. Klik OK.

clip_image004

  • Klik satu kali folder command.
  • Klik menu Edit > New > Key, untuk membuat key baru lagi.

clip_image006

  • Kemudian langsung ketik command (sama seperti nama sebelumnya).

clip_image008

  • Klik dua kali default. Ketik cmd.exe /k“cd%L” pada kotak value data. Klik OK.

clip_image010

  • Tutup Registry Editor. Buka Windows Explorer.
  • Misalkan, Anda akan membuka folder: D:\My Documents\MyJobs dengan prompt DOS. Klik kanan > klik Buka Prompt DOS.

clip_image012

  • Hasilnya seperti gambar di bawah ini.

clip_image014

Agar File Tetap Tersembunyi

Supaya tidak langsung bisa dilihat orang lain, biasanya kita memberi atribut hidden pada file yang kita inginkan. Namun, jika orang lain sudah memahami komputer, hal tersebut masih tetap bisa dilihat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mengaturnya dalam registry sehingga file yang kita hidden tetap tersembunyi.

Caranya:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Explorer > Advanced > Folder > Hidden > SHOWALL.
  • Klik dua kali CheckValued. Ubah value data menjadi 1.

clip_image002

  • Klik OK.

Properties My Computer Hilang?

Ketika Anda ingin mengetahui informasi seputar komputer, biasanya Anda membuka My Computer yang letaknya berada di bagian atas Desktop. Melalui Properties yang terdapat di dalamnya, informasi seputar komputer Anda dapat diketahui dengan jelas. Namun, bagaimana jika Properties tersebut hilang dari My Computer akibat kesalahan-kesalahan dalam mengoperasikan komputer? Tidak usah khawatir, karena sebenarnya hal tersebut masih bisa diakses melalui Control Panel.

clip_image002

Apabila Anda tidak ingin repot menggunakan Control Panel, sebaiknya perbaiki Properties di My Computer tadi. Caranya dengan mengubah susunan registry sistem.

  • Menu Start > Run, lalu ketik regedit. Tekan Enter.
  • Masuk ke HKEY_CURRENT_USER > Software > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Policies > Explorer.
  • Buat entry baru dengan cara mengklik kanan jendela kanan dan pilih DWORD Value. Namakan entry tersebut dengan NoPropertiesMyComputer.
  • Klik dua kali entry tersebut, dan berikan angka 0 di bagian Value data.

clip_image004

  • Klik OK dan tutup program Registry Editor.
  • Restart komputer, dan temukan kembali Properties yang hilang.

11.9.12

Menghilangkan Ikon pada Desktop

Menampilkan ikon pada desktop bisa berpengaruh pada kecepatan saat booting, apalagi jika ikon yang disimpan sangat banyak. Jika Anda ingin menghilangkan ikon dalam desktop, caranya:

· Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit, lalu tekan Enter atau tombol OK.

  • Buka folder: HKEY_CURRENT_USER > Software > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Policies > Explorer.
  • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
  • Klik dua kali pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

clip_image002

  • Restart komputer Anda.

Menghilangkan Tab Screensaver

Anda bisa menghilangkan tab Screensaver untuk mencegah orang lain mengubah screensaver Anda. Caranya:

  • Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > Software > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Policies > System.
  • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage.
  • Klik dua kali NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data. Klik OK.

clip_image002

  • Tab Screensaver akan hilang seperti gambar berikut.

clip_image004

Menonaktifkan Klik Kanan pada Desktop

Jika komputer Anda sering digunakan orang lain, sebaiknya nonaktifkan beberapa fasilitas untuk menjaga keamanan komputer Anda. Salah satunya adalah menonaktifkan klik kanan pada desktop, sehingga orang lain tidak bisa mengubah apapun dalam Desktop.

Caranya:

  • Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_CURRENT_USER > Software > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Policies > Explorer.
  • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
  • Klik dua kali pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

clip_image002

  • Klik OK.
  • Restart komputer Anda.

10.9.12

Mencegah Dekripsi File ketika Dipindahkan

Ketika Anda memindahkan file yang telah terenskripsi ke folder yang lain, pasti enskripsinya akan hilang. Nah, supaya enskripsinya tidak hilang, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Tekan Windows key + R (Run), ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_USERS > .DEFAULT > Software > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Policies > Explorer.

clip_image002

  • Pada jendela window sebelah kanan, klik kanan: New > Dword Value, beri nama NoEncryptOnMove, kemudian klik dua kali dan masukkan pada value data angka 1.

clip_image004

  • Klik OK.

7.9.12

Mematikan Koneksi USB

Jika Anda tidak mau orang lain memasukkan USB Drive pada komputer Anda, Anda bisa matikan port USB tersebut. Cara ini juga bisa mengamankan komputer Anda dari virus yang terbawa pada USB. Caranya:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > USBSTOR. Klik dua kali Start.
  • Ubah value data menjadi 4.

clip_image002

  • Klik OK.

31.8.12

Boot Defragment

Anda dapat mempercepat proses booting komputer dan load sistem dengan menjalankan boot defragment. Fungsi tersebut baru ada di Windows XP dan tidak ada pada versi sebelumnya.

Cara mengaktifkannya sebagai berikut:

  • Tekan Windows key + R, ketik regedit. Klik OK.
  • Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Drfg > BootOptimizeFunction.
  • Klik dua kali pada value Enable. Ubah nilai value data menjadi Y. Klik OK.

clip_image002

28.8.12

Menghindari Pencurian Data saat Mengisi Formulir di Internet

Ketika kita sedang mengisi formulir di internet, orang lain bisa saja masuk dan mandapatkan informasi apa saja yang kita ketik di formulir tersebut. Jika yang kita ketik informasi username dan password internet banking, tentu saja ini sangat berbahaya. Jika kita mengunakan browser Internet Explorer, ada cara untuk mencegah hal tersebut.

Caranya:

  • Tekan Windows key + R, lalu ketik regedit. Tekan Enter.
  • HKEY_LOCAL_USER > SOFTWARE > Policies > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Internet Settings.
  • Buat DWORD WarnOnPostRedirect, lalu ubah nilainya menjadi 1. Klik OK.

clip_image002

  • Tutup Registry Editor lalu Restart komputer.