3.9.08

Mengatur IP cadangan

Di tempat-tempat tertentu, menerapkan DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol) pada jaringan wirelessnya (hotspot). Tujuannya untuk mempermudah laptop terhubung ke jaringan. Berkat fasilitas ini, user tidak perlu repot lagi mengatur IP Address, subnet, gateway, DNS, dan sebagainya. Cukup dengan mengaktifkan wi-fi atau mencolokkan kabel ke LAN Card, laptop atau computer bisa langsung terhubung ke jaringan.

Namun, ada juga yang tidak menggunakan DHCP untuk alasan keamanan, sehingga tidak sembarang user bisa mengakses ke jaringan.

Bagi pengguna laptop, tentu saja sangat merepotkan. Setiap berpindah tempat, harus selalu mengubah IP Address. Agar kejadian ini tidak terjadi, siapkanlah IP static untuk mengambil alih fungsi DHCP bila tidak menggunakannya atau saat gagal berfungsi. Caranya sebagai berikut:

  • Klik kanan Wireless Network Connection, lalu pilih Properties.

clip_image002

  • Pada tab General, klik Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties.

clip_image004

  • Klik tab Alternate Configuration, lalu klik User Configured.

clip_image006

Isi alamat IP, subnet, gateway, dan DNS alternatif bila pada konfigurasi alternatif tidak tersedia, lalu klik OK.

Mau belajar php dan mysql sambil menambah uang saku? Silakan klik di sini.
 

Baca Dulu!!!

Perhatikan tanggal posting di blog ini. Artikelnya mungkin sudah tidak bisa dipraktikkan lagi. Sengaja tidak saya update untuk sekadar pengetahuan. Jika ingin berdiskusi dengan saya, silakan kunjungi facebook page saya di sini. Atau, kirim email ke sini. Saya tidak akan menjawab pertanyaan yang disampaikan melalui komentar di artikel blog ini. Terima kasih.

It's not about me, it's my blog! Copyright © 2006 - Community is Designed by Bie